buah blueberry

Blueberry adalah tanaman berbunga dalam genus Vaccinium, bagian Cyanococcus. Spesies ini tumbuh di Amerika Utara[1]. Berupa semak yang ukurannya mulai 10 cm hingga 4 m; spesies terkecil dikenal sebagai “bluberry semak rendah” (sama dengan “liar”), dan spesies terbesar adalah “blueberry semak tinggi”. Daunnya berganti atau hijau sepanjang tahun, ovate hingga lanceolate, dan mulai 1–8 cm panjangnya dan lebar 0.5-3.5 cm. Bunganya berbentuk bel, putih, merah atau merah muda pucat, kadang-kadang kehijau-hijauan.

Julukan superfood kerap disematkan untuk blueberry karena tingginya nutrisi di dalamnya. Kadar antioksidan di dalam blueberry memang termasuk salah satu yang tertinggi di antara sayur, rempah, dan buah-buahan lainnya, yakni mencapai 5562 TE per 100 g berdasarkan uji ORAC (Oxygen radical absorbance capacity). Kadar antioksidan ini terutama datang dari senyawa antosianidin dan polifenol seperti asam klorogenat, tanin, myricetin, quercetin, kaempferol, malvidin, delfinidin, sianidin, serta peonidin.

Buah Blueberry mengandung berbagai zat gizi, contohnya beberapa mineral (mangan, kalsium, fosfor, besi, kalium, dan seng), vitamin B1, B2, B3, dan B6, vitamin C, vitamin E, vitamin K, serta karbohidrat dan lemak. Kandungan mangan dan vitamin K buah Blueberry cukup tinggi, unsur kimia mangan adalah zat anti peradangan. Fungsinya secara tidak langsung melancarkan aliran darah dan meningkatkan daya ingat. Buah Blueberry juga mengandung antioksidan yang sangat baik bagi tubuh. Penelitian membuktikan bahwa buah blueberry mengandung antosianin, proantosianidin, resveratrol, flavonol, dan tanin. Kandungan dalam buah Blueberry tersebut bagus untuk mencegah tumbuh dan berkembangnya sel kanker dan peradangan.

Selain itu, masih ada fitonutrien lain di dalam blueberry, yakni:

  • Asam hidroksisinamat
  • Asam kafeat
  • Asam ferulat
  • Asam kumarat
  • Asam hidroksibenzoat
  • Asam galat
  • Asam prokatekuat
  • Fitonutrien lain terkait-fenol
  • Pterostilbene
  • Resveratrol

Blueberry juga merupakan sumber vitamin K, C dan mangan yang baik. Vitamin A dan B kompleks serta mineral lain pun ada dalam blueberry meski jumlahnya tidak banyak. Yang tidak kalah penting, 100 g blueberry hanya mengandung 57 kalori sehingga bisa Anda konsumsi tanpa takut berat badan bertambah.

Manfaat buah blueberry bagi kesehatan

  1. Meningkatkan daya tahan tubuh

Blueberry diketahui mengandung antioksidan yang lebih banyak dibandingkan dengan buah segar lainnya. Antioksidan memiliki peran dalam membantu menguatkan sistem imun dengan menetralisir radikal bebas. Sebagian besar antioksidan dalam buah blueberry adalah antosianin, pigmen yang bertanggung jawab terhadap warna biru blueberry.

  1. Menurunkan lemak berlebih

Bluberry juga mengandung polyphenol yang bermanfaat dalam menurunkan lemak berlebih di sekitar perut serta juga dapat membantu mengatasi permasalahan pada metabolisme tubuh. Buah ini sangat cocok untuk menemani program diet yang sedang dilakukan karena kandungan kalorinya yang rendah.

  1. Mempertajam penglihatan

Senyawa dalam blueberry yang dikenal sebagai anthocyanosides, dalam studi klinis telah diketahui dapat memperlambat merosotnya daya penglihatan. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Archives of Ophtalmology menunjukkan bahwa mengonsumsi 3 buah blueberry dalam sehari bisa membantu mengurangi turunnya penglihatan di usia lanjut hingga 36 persen.

  1. Menyehatkan tulang

Kandungan mangan dalam blueberry sangat baik untuk tulang. Makan buah blueberry secara rutin dapat membantu menguatkan tulang serta menghindarkan diri dari risiko tulang keropos.

  1. Melancarkan pencernaan

Semangkuk blueberry memiliki kandungan 4 gram serat, atau sekitar 15 persen dari asupan harian yang tubuh perlukan. Serat larut yang terkandung dalam blueberry mampu menyerap hingga 15 kali beratnya sendiri dalam air sehingga hal tersebut bisa meningkatkan cairan ke usus dan melancarkan pencernaan.

  1. Menguatkan ingatan

Bluberry mengandung flavonoid yang bisa mengaktifkan bagian dalam otak yang berperan dalam mengontrol dan memperkuat ingatan.

  1. Mencegah serangan jantung

Makan 3 porsi blueberry atau lebih setiap minggu dapat mengurangi risiko penyakit jantung pada wanita. Blueberry mengandung kadar senyawa yang tinggi, yang bisa membantu memperlebar arteri. Sebagai informasi, penyempitan arteri oleh kolesterol diketahui akan berpengaruh besar pada kesehatan jantung.

  1. Melawan kanker

Senyawa fenolik yang terkandung dalam blueberry diketahui dapat menghambat proliferasi sel kanker usus besar dan menginduksi apoptosis. Penelitian menunjukkan, wanita dengan asupan blueberry yang tinggi dikeatahui mengalami pengurangan yang signifikan terkait risiko kanker ovarium.

  1. Mencegah infeksi saluran kemih

Sama halnya dengan buah cranberry, bluberry juga berperan dalam mencegah bakteri atau infeksi kandung kemih.

  1. Menurunkan gula darah

Blueberry adalah buah dengan dengan indeks glikemik rendah. Hal ini membuat buah ini memiliki peran dalam membantu mengatur gula darah, terutama bagi para penderita diabetes. Makan 5 buah blueberry setiap harinya sangat baik bagi kesehatan tubuh.