Kanker Payudara yang Mereda. Sudah selama 1 tahun Ibu Karmawati menderita kanker payudara, karena kondisi yang makin memburuk membuatnya sempat di opname ke rumah sakit. Perawatan di rumah sakit sangat dibutuhkan karena tidak ada keluarga yang sanggup merawat dan membersihkan luka di payudaranya yang sudah dalam kondisi pecah akibat kanker ditubuhnya. Melihat kondisi tersebut dokter pun menyarankan agar ia menjalani pengobatan kemoterapi, namun karena keterbatasan biaya ia pun akhirnya memilih perawatan dengan cara berobat jalan.
Karena merasa biaya pengobatan medis dirasa mahal serta keinginan yang kuat untuk sembuh ia pun memilih pengobatan alternatif dengan produk herbal. Melihat penyakitnya banyak orang yang menawarkan produk herbal dan ada beberapa yang sudah dikonsumsinya, namun tidak dirasakan adanya perubahan kesehatan yang berarti. Hingga suatu saat ada mitra Bintang Sejagat yang menawarkan produk K-Muricata dan Amazon Berries. “Dengan sisa dana yang ada meskipun ada sedikit rasa kekhawatiran karena produk-produk herbal yang lain tidak menghasilkan perubahan yang menggembirakan, saya pun bertawakal membeli produk Sejagat tersebut,” ujar Ibu Karmawati menceritakan.

Karmawati (51) Kolaka, Sulawesi Tenggara

Pada hari pertama mengonsumsi produk K-Muricata dan Amazon Berries masing-masing sebanyak 1 sachet, ia pun mengalami healing crisis seperti diare dan badan merasa lemas sepanjang hari. Kondisi tersebut mirip cerita orang-orang yang mengalami efek samping setelah di detox dengan cara kemoterapi. Kemudian dalam 2 minggu, dirinya pun merasakan adanya perubahan kesehatannya, nafsu makannya kembali normal, sakit maag yang sering dirasakannya pun berangsur membaik dan gula darah menjadi normal.

Melihat perkembangan tersebut dirinya pun merasa senang, namun dirinya pun sedih karena untuk melanjutkan membeli produk Sejagat terbentur dengan ketiadaan dana. Bu Karmawati pun disarankan mengajukan bantuan kepada Bintang Sejagat untuk mendapatkan produk untuk melanjutkan pengobatannya, hal tersebut direspon PT Bintang Sejagat Internasional pada program sosialnya. Dengan program sosial tersebut dirinya pun dapat meneruskan terapi pengobatannya. Dan bersyukur, di minggu ketiga perban lukanya sudah bisa dibuka dan luka di payudaranya dalam kondisi cairannya sudah mulai mongering serta tidak lagi berbau.

Aktifitas yang dijalani sekarang sudah seperti biasa dan ia pun masih tetap mengonsumsi produk sosial yang diberikan Bintang Sejagat. Dirinya pun berterima kasih karena telah memperoleh kondisi seperti sekarang ini.

Karmawati (51) Kolaka, Sulawesi Tenggara